Minggu, 07 November 2010

RPP PKn SEMESTER I

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : PERTAMA
NO RPP                      :  1


STANDAR KOMPETENSI
  1. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
KOMPETENSI DASAR
      1.1Mendeskripsikan nilai-nilai juang dalam proses perumusan   Pancasila         sebagai           Dasar Negara.

INDIKATOR
1.    Menjelaskan proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara.
2.    Menunjukkan golongan-golongan yang berperan dalam rancangan perumusan pancasila.
3.    Menyebutkan pengusul nama dasar Negara pancasila..

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
       1. Siswa dapat menceritakan proses prumusan pancasila sebagai       dasar   Negara.
       2. Siswa dapat menyebutkan peran BPUPKI dalam perumusan           Pancasila.
       3. Siswa dapat menyebutkan pengusul nama dasar Negara Pancasila.
.
MATERI AJAR
       Merasa terdesak, jepang membujuk Bangsa Indonesia untuk bekerja     
       sama dengan jepang dengan dijanjikan kemerdekaan. Keadaan   tersebut dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan sendiri   tanpa bantuan dari pihak lain terutama Jepang. Pada tanggal 29 Mei  1945 s/d 1 Juni 1945 BPUPKI melaksanakan sidang yang pertama untuk   membahas tentang perumusan dasar Negara yang akhirnya dikenal    dengan   Pancasila . Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir Sukarno menggunakan lima dasar   Negara  Indonesia yang diberi nama  Pancasila yang kemudian diterima oleh BPUPKI. Dengan berbagai usulan perbaikan dari anggota sidang dan peristiwa ini ditetapkan sebagi lahirnya pancasila.
            Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan menyusun Piagam Jakarta yang berisi:
1.    Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-peeluknya.
2.    Kemanusiaan yang adil danberadab.
3.    Persatuan Indonesia.
4.    Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5.    Keadilan bagiseluruh rakyat Indonesia.
Susunan Pancasila yang benar terdapat pada pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, Pemberian tugas.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v          Pendahuluan (5)
-          Guru menanyakan  tentang perjuangan Bangsa Indonesia.
-          Siswa menyimak penjelasan guru tentang nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila.
v          Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi dalam buku
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Siswa mendiskusikan hasil membaca materi dengan kelompok-kelompok yang di bentuk
ü  Siswa melaporkan hasil diskusi secara bergantian.
v          Penutup (5)
ü  Siswa bersama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi
ALAT / BAHAN
-  Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
   Pendidikan Nasional.  
- Gambar tokoh-tokoh perumusan pancasila.
PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Sebutkan lima penelitian yang di usulkan Ir Sukarno pada tgl 1 Juni 1945!
2.    Terkenal dengan sebutan apakah kelima prinsip dasar / pokok pikiran yang I utarakan Ir sukarno ?
3.    Bagaimana jalannya sidang pada saat proses perumusan pancasila ?
4.    Tindakan apa yang diambil BPUPKI sebelum memasuki masa istirahat dari kegiatan sidang ?
5.    Jelaskan rumusan dasar Negara diambil dan bagaimana bunyinya!
 II Kunci Jawaban
1.    1 Kebangsaan Indonesia
2 Internasionalisme atau peri kebangsaan
3 Mufakat atau Demokrasi
4 Kesejahteraan Sosial
5 Ketuhanan Yang Maha Esa
2.    Pancasila
3.    Banyak terjadi beda pendapat
4.    Menerima rancangan dasar Negara dan ada beberapa usulan perbaikan dari anggota sidang.
5.    Pada tgl 22 Juni 1945 panitian Sembilan menyusun piagam Jakarta yang berisi Ketuhanan dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluknya, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia dan BPUPKI menerimanya dalam sidang kedua.














Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor




            Sumberagung ,  14 Juli 2010
Mengetahui                                                                 Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  



RAHAYUWATI, S.Pd                                                  SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                    NIP. 19701202 199304 2 001                        



























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN                        : KEDUA
NO RPP                      :  2


STANDAR KOMPETENSI
  1. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
KOMPETENSI DASAR
      1.1 Mendeskripsikan nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar         Negara.

INDIKATOR
1.    Menjelaskan nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila.
2.    Menunjukkan sikap yang sesuai / selaras dengan nilai-nilai juang dalam kehidupan sehari-hari.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
       1. Siswa dapat menjelaskan nilai-nilai juang yang dapat diteladani        sesuai dalam proses perumusan pancasila.
2. Menerapkan niali-nilai juang dalam sikap hidup sehari-hari.

MATERI AJAR
Merasa terdesak, jepang membujuk Bangsa Indonesia untuk bekerja     
sama dengan jepang dengan dijanjikan kemerdekaan. Keadaan tersebut   dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan sendiri   tanpa bantuan dari pihak lain terutama Jepang. Pada tanggal 29 Mei  1945 s/d 1 Juni 1945 BPUPKI melaksanakan sidang yang pertama untuk  membahas tentang perumusan dasar Negara yang akhirnya dikenal    dengan   Pancasila . Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir Sukarno menggunakan lima dasar   Negara  Indonesia yang diberi nama  Pancasila yang kemudian diterima oleh BPUPKI. Dengan berbagai usulan perbaikan dari anggota sidang dan peristiwa ini ditetapkan sebagi lahirnya pancasila.
            Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan menyusun Piagam Jakarta yang berisi:
1.    Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2.    Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.    Persatuan Indonesia.
4.    Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5.    Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Susunan Pancasila yang benar terdapat pada pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, Pemberian tugas.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
v          Pendahuluan (5)
-          Guru menanyakan tentang tentang perjuangan Bangsa Indonesia.
-          Siswa menyimak penjelasan guru tentang nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila.
v          Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi tentang nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila .
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Siswa mendiskusikan yang termasuk nilai-nilai juang yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari
ü  Siswa melaporkan hasil diskusi secara bergantian.
ü  Guru mengklarifikasi hasil diskusi
v          Penutup (5)
ü  Siswa menyimpulkan hasil diskusi yang telah di klarifikasi guru.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
- Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan              
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
              Pendidikan Nasional
- Gambar tokoh-tokoh perumusan pancasila.


PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Pancasila diambil dari kata ……….
2.    Yang menjadi perdebatan hebat pada dasar Negara terletak pada sila ke ……..
3.    Yang tampil sebagai penengah dalam perdebatan itu adalah ……
4.    Kebutuhan utama bangsa Indonesia guna menghadapi musuh adalah rasa …. Dan ….
5.    Akhirnya Pancasila disepakai sebagai …. Setelah tujuh kata pada rumusan rumusan yang pertama di hapus.
Kunci jawaban :
1.   Panca dan sila.
2.   Pertama.
3.   Ir Moh Hatta.
4.   Persatuan dan kesatuan.
5.   Dasar Negara.



Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor



            Sumberagung ,  21 Juli 2010
Mengetahui                                                                 Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                      

           

RAHAYUWATI, S.Pd                                                            SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                     NIP. 19701202 199304 2 001


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                    : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            :PERTAMA
NO RPP                      :  3


STANDAR KOMPETENSI
  1. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
KOMPETENSI DASAR
      1.2 Menceritakan secara singkat nilai kebersamaan dalam proses perumusan                         pancasila sebagai dasar negara.

INDIKATOR
1.    Memberikan contoh sikap peserta sidang dalam proses perumusan pancasila.
2.    Menjelaskan sikap yang diperlukan untuk mencapai kebersamaan.
3.    Menjelaskan manfaat sikap kebersamaan walaupun beda pendapat dan kepentingan.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )


TUJUAN PEMBELAJARAN :
       1. Siswa dapat menyebutkan tiga contoh sikap yang ditunjukkan para peserta            sidang dalam proses perumusan pancasila.
       2. Siswa dapat menganalisis sikap yang perlu ditampilkan untuk mencapai     kebersamaan.
       3. Siswa dapat menampilkan sikap yang sesuai dalam usaha   mencapai kebersamaan.
       4. Siswa dapat menguraikan manfat yang dapat dipetik / dirasakan     dengan semangat       kebersamaan.
       5. Siswa dapat menampilkan sikap kebersamaan di sekolah walaupun beda   pendapat         dan kepentingan.
MATERI
       Piagam Jakarta Dasar Negara yang disusun bersama-sama oleh Panitia Sembilan, digunakan sebagi bahan untuk menyusun Pembukaan UUD 1945 oleh PPKI, karena PPKI dapat dianggap sebagai badan yang mewakili Bangsa Indonesia.
     Sebelum PPKI mengesahkan Piagam Jakarta menjadi pembukaan UD 1945 Drs Moh Hatta menerima pesan dari tokoh-tokoh bangsa Indonesia bagian timur. Drs Moh Hatta kemudian berkonsultasi dengan tokoh-tokoh yang lain kemudian diputuskan secara bersama-sama untuk mengubah sila pertama pada Piagam Jakarta.
     Seluruh anggota PPKI menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, Pemberian tugas.
 
 LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
v         Pendahuluan (5).
-          Siswa menyimak penjelasan guru tentang nilai kebersamaan
v         Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi tentang nilai kebersamaan  dan mencermati contoh-contoh sikap yang ditunjukkan para peserta sidang dan menganalisanya.
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Siswa mendiskusikan dari hasil membaca dan menganalisa materi tersebut
ü  Siswa melaporkan hasil diskusi secara bergantian.
ü  Membahas bersama untuk mencapai kesimpulan
ü  Guru mengklarifikasi hasil diskusi
ü  Siswa mencatat hasil diskusi
v         Penutup (5)
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
- Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan              
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
              Pendidikan Nasional
- Gambar tokoh-tokoh perumusan pancasila.



PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1. bagaimana sikap yang ditunjukkan para peserta sidang pada  perumusan    pancasila.
    2. Jelaskan sikap yang harus ditunjukkan untuk mencapai  kebersamaan!
    3. Untuk mewujudkan cita-cita bangsa perlu pengorbanan dan kesadaran. Kesadaran            apa yang menjadi dasar pendirian Negara        itu?
    4. Manfaat yang dapat kita ambil dari nilai kebersamaan terdapat pada kata / semangat        “Mengalah untuk menang”. Jelaskan arti dari kata      tersebut !
    5. Berilah 2 contoh sikap kebersamaan yang dapat kita tunjukkan di     sekolah !

Kunci jawaban :
1.   Saling menghormati walaupun berbeda pendapat.
2.   Saling menghargai dan menghormati.
3.   Kesadaran akan cinta tanah air dan bangsa.
4.   Untuk mencapai kesuksesan atau kemenangan kita harus 
    mengalah ( mengorbankan kepentingan pribadi atau golongan ).
5.   Bergotong royong dalam menjaga kebersihan sekolah
    Menolong teman yang kesusahan.




Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor



            Sumberagung ,  28 Juli 2010
Mengetahui                                                                 Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  



RAHAYUWATI, S.Pd                                                    SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                     NIP. 19701202 199304 2 001


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : PERTAMA
NO RPP                      :  4


STANDAR KOMPETENSI
  1. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
KOMPETENSI DASAR
      1.3 Meneladani nilai-nilai juang para tokoh yang berperan dalam           proses             perumusan pancasila sebagai dasar Negara dalam kehidupan sehari-hari
INDIKATOR
1.   Menjelaskan pengertian nilai-nilai juang.
2.   Menguraikan nilai-nilai juang para tokoh yang berperan dalam proses   perumusan            pancasila sebagai dasar Negara.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
       1. Siswa dapat menyimpulkan arti dan nilai-niali juang.
       2. Siswa dapat menyebutkan contoh-contoh nilai juang yang    diperankan      beberapa         tokoh dalam proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara.
      3.  Siswa dapat menguraikan masing-masing nilai juang tersebut.

MATERI AJAR
       Meneladani nilai-nilai perjuangan
·         Semangat persatuan dan kesatuan  contoh : sikap gotong royang para siswa dalam menjaga kebersihan sekolah, bermain bersama tanpa membeda-bedakan asal - usul teman, sikap gotong royang warga masyarakat
·         Memperjuangkan hak asazi manusia contoh : Menghargai kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya, tidak memaksakan khendak pada orang lain, tidak memperbudak orang lain.
·         Cinta tanah air contoh melakukan kegiatan yang dapat mengharumkan nama bangsa, mencintai produk dalam negeri, tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan,
·         Mendahulukan kepentingan umum contoh : melaksanakan kerja bakti di lingkungan tempat tinggal / kampong, menyiapkan sarana belajar sebelum pelajaran dimulai untuk kepentingan kelas.
·         Jiwa kepahlawanan contoh : berani membela kebenaran dan keadilan, berani menegur teman yang berbuat tidak baik, rela berkorban untuk kepentingan bersama, menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, pelaporan.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
v          Pendahuluan (5)
-          Guru menanyakan tentang tentang perjuangan Bangsa Indonesia.
-          Siswa menyimak penjelasan guru tentang nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila.
v          Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi dalam buku
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Siswa mendiskusikan hasil membaca materi dengan kelompok-kelompok yang di bentuk
ü  Siswa melaporkan hasil diskusi secara bergantian.
v         Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   Pendidikan Nasional
- Gambar tokoh-tokoh perumusan pancasila.

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis

 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Apa yang dimaksud dengan nilai juang ?
2.    Kewajiban yang utama siswa di sekolah adalah …
3.    Memelihara dan menciptakan kerukunan bangsa dan bernegara menjadi kewajiban setiap ….
4.    Dalam kehidupan sebaiknya kita melaksanakan hak dan kewajiban secara …
5.    Sebagai warga Negara yang baik, kita lebih mendahulukan ….. sebelum menuntut hak.

II Kunci Jawaban
1.    Nilai-nilai perjuangan dalam memperjuangkan pancasila sebagai dasar Negara.
2.    Belajar.
3.    Warga Negara
4.    Seimbang.
5.    Kewajiban
6.     
 Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor





                   Sumberagung ,  22 Sept 2010
Mengetahui                                                                      Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  


RAHAYUWATI, S.Pd                                                   SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                    NIP. 19701202 199304 2 001                        


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                     : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : KEDUA
NO RPP                      :  5


STANDAR KOMPETENSI
  1. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
KOMPETENSI DASAR
      1.3 Meneladani nilai-nilai juang para tokoh yang berperan dalam           proses             perumusan pancasila sebagai dasar Negara dalam kehidupan sehari-       hari
INDIKATOR
1.    Menjelaskan pentingnya nilai-nilai juang dalam kehidupan sehari-hari.
2.    Menerapkan nilai-nilai juang yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari.
ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
       1. Siswa dapat menjelaskan pentingnya nilai-nilai juang untuk kehidupan         sehari-hari.
       2. Siswa dapat menerapkan nilai-nilai juang sesuai dengan kehidupan             sehari-hari di sekolah.
 MATERI AJAR
     Meneladani nilai-nilai perjuangan
·         Semangat persatuan dan kesatuan  contoh : sikap gotong royang para siswa dalam menjaga kebersihan sekolah, bermain bersama tanpa membeda-bedakan asal - usul teman, sikap gotong royang warga masyarakat
·         Memperjuangkan hak asazi manusia contoh : Menghargai kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya, tidak memaksakan khendak pada orang lain, tidak memperbudak orang lain.
·         Cinta tanah air contoh melakukan kegiatan yang dapat mengharumkan nama bangsa, mencintai produk dalam negeri, tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan,
·         Mendahulukan kepentingan umum contoh : melaksanakan kerja bakti di lingkungan tempat tinggal / kampong, menyiapkan sarana belajar sebelum pelajaran dimulai untuk kepentingan kelas.
·         Jiwa kepahlawanan contoh : berani membela kebenaran dan keadilan, berani menegur teman yang berbuat tidak baik, rela berkorban untuk kepentingan bersama, menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan
METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, pelaporan.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v         Pendahuluan (5)
-          Guru menanyakan tentang tentang perjuangan Bangsa Indonesia.
-          Siswa menyimak penjelasan guru tentang nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila.
v         Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi dalam buku
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Siswa mendiskusikan hasil membaca materi dengan kelompok-kelompok yang di bentuk
ü  Siswa melaporkan hasil diskusi secara bergantian.
v         Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional
- Gambar tokoh-tokoh perumusan pancasila.

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Sebutkan 5 contoh nilai juang pada proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara.
2.    Jelaskan salah satu nilai juang yang kamu ketahui!
3.    Jelaskan yang dimaksud dengan toleransi !
4.    Jelaskan apa yang menjadi dasar kekuatan mempertahankan Negara dalam menghadapi musuh ?
5.    Demonterasi para mahasiswa merupakan wujud kebebasan tetapi harus ….
II Kunci Jawaban
1.    – semangat persatuan dan kesatuan
-Memperjuangkan hak asasi manusia
-cinta anah air
-Mendahuliukan kepentingan umum
-Jiwa kepahlawanan.
2. Memperjuangkan hak asasi manusia yaitu : Menghargai                              kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya.
3. Sikap menghormati dan menghargai orang lain.
4. Cinta tanah air
5. bertanggung jawab

 Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor







                            Sumberagung ,  29 Sept 2010
Mengetahui                                                                                Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                 



RAHAYUWATI, S.Pd                                                                SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                                 NIP. 19701202 199304 2 001




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : PERTAMA
NO RPP                      :  6


STANDAR KOMPETENSI
  1. Memahami system pemerintahan Republik Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
      2.1 Menjelaskan proses pemilu dan pilkada
INDIKATOR
1.    Menjelaskan pengertian dan kegunaan pemilu.
2.    Menguraikan sifat-sifat pemilu di Indonesia.
3.    Menjelaskan cara pelaksanaan pemilu di Indonesia.
4.    Menyebutkan lembaga penyelenggara Pemilu.
5.    Menunjukkan undang-undang yang mengatur pelaksanaan pemilu DPR, DPD dan Presiden.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
     1.  Siswa dapat menjelaskan pengertian pemilu di Indonesia.
     2.  Siswa dapat menyebutkan empat kegunan dilaksanakan pemilu.
     3.  Siswa dapat menceritakan sifat-sifat dalam pelaksanaan pemilu di
            Indonesia.
4      Siswa dapat menguraikan dari masing-masing sifat tersebut.
5      Siswa dapat menyebutkan salah satu lembaga sebagai penyelenggara pemilu.
6      Siswa dapat menyebutkan undang-undang yang mengatur pelaksanaan pemilu untuk anggota DPR, DPD dan DPRD.
7      Siswa dapat menyebutkan undang-undang yang mengatur pelaksanaan  pemilu untuk presiden dan wakil presiden.

MATERI AJAR
            Pemilu merupakan sarana demokrasi Pancasila yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali.Asaz dalam pemilu adalah LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil).
Langsung : Pemilih memberikan suaranya secara langsung tanpa melalui          perantara.
Umum : Pemilihan dilakukan bagi seluruh warga Negara Indonesia yang                       memenuhi persyaratan tanpa  membedakan asal-usul.
Bebas: Setiap pemilih bebas menggunakan haknya menurut hati nuraninya tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun.
Rahasia : Setiap pemilih dijamin tidak akan diketahui oleh siapapun dan  dengan salah satu siapa yang akan dipilihnya.
Jujur : Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu harus bersikap  dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
Adil : Setiap pemilih dan partai polotik mendapat perlakuan yang sama.
            Pemilu pertama dilaksanakan pada rahun 1955 yang dipersiapkan pada pemerintahan perdana menteri Ali sastroamidjojo. Pemilu dilaksanakan mengacu pada UU RI nomor 7 tahun 1955 tentang pemilihan umum anggota konstituante dan anggota DPR RI. Tata cara pemilu presiden dan wakil presiden diatur dalam TAP MPR RI nomor II/MPR/1973. Pemilu presiden dan wakil presiden diselenggarakan oleh KPU.
            Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) adalah memilih calon kepala daerah di kota-kota dan kabupaten di Indonesia. Pilkada secara langsung pertama dilaksanakan tahun 2005.

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v    Pendahuluan (5)
-          Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran ini.
-          Guru menanyakan pada siswa secara singkat tentang pemilu dan pilkada.
v           Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa membaca materi dalam buku
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi
ü  Setiap kelompok berdiskusi dengan materi pemilu dan pilkada
ü  Salah satu kelompok menjadi penyaji di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.
ü  Siswa mencatat hasil diskusi.
v          Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

 ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis


 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Pemilu di Indonesia dilaksanakan oleh ….
2.    Apa yang dimaksud dengan pemilu………..
3.    Sebutkan sifat dari pemilu…..
4.    Apa yang dimaksud dengan langsung…….
5.    Sebutkan undang-undang yang mengatur tentang pemilu………….



II Kunci Jawaban
1.    KPU
2.    Merupakan sarana demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR baik DPR pusat atau DPRD.
3.    LUBERJURDIL
4.    Memberkan suaranya secara langsung tanpa diwakilkan.
5.    UU RI Nomor 7 Tahun 1955 tentang pemilihan umum angota-angota konstituante.





 Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor

                 Sumberagung ,  13 Okt 2010
Mengetahui                                                                     Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                 



RAHAYUWATI, S.Pd                                                   SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                    NIP. 19701202 199304 2 001                        


































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : PERTAMA
NO RPP                      :  7


STANDAR KOMPETENSI
2.              Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
      2.2  Mendeskripsikan lembaga-lembaga Negara sesuai UUD 1945 hasil                                    amandemen
INDIKATOR
1.      Menunjukkan lembaga-lembaga Negara sesuai UUD 1945 dan hasil amandemen.
2.      Membedakan MPR berdasarkan UUD 1945 dengan MPR setelah adanya perubahan.
3.      Menjelaskan tugas dan wewenang MPR sebelum dan sesudah amandemen.
4.      Mendeskripsikan bahwa presiden sebagai wakil kepala Negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.
5.      Menunjukkan cara pengangkatan presiden dan wakil presiden.
6.      Menjelaskan susunan dan kedudukan DPR.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1.    Siswa dapat menyebutkan lembaga negara sesuai UUD 1945 sebelum perubahan.
2.    Siswa dapat menyebutkan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 sesudah amandemen.
3.    Siswa dapat menyebutkan perbedaan kedudukan MPR berdasar UUD 1945 sebelum dan sesudah adanya perubahan.
4.    Siswa dapat menyebutkan tugas MPR sebelum dan sesudah amandemen.
5.    Siswa dapat menyebutkan wewenang MPR sebelum dan sesudah amandemen.
6.    Siswa dapat menguraikan presiden sebagai kepala negara sekaligussebagai kepalapemerintahan.
7.    Siswa dapat menyebutka cara pengangkatan presiden da wakil presiden Indonesia.
8.    Siswa dapat menyebutkan susunan dan kedudukan DPR.


MATERI AJAR
            Sistem pemerintahan Negara Indonesia berdasarkan UUD 1945     dibagi atas tujuh          pokok atau dikenal dengan tujuh kunci pokok       sistem pemerintahan Negara             yaitu :
·         Indonesia adalah Negara yang berdasarkan atas hukum.
·         Sistem konstitusional.
·         Kekuasaan tertinggi ditangan rakyat.
·         Presiden adalah penyelenggara pemerintahan Negara yang tertinggi disamping MPR dan DPR
·         Menteri Negara adalah pembantu preesiden, menteri Negara tidak bertanggung jawab pada DPR.
·         Kekuasaan kepala Negara tidak tak terbatas.
Lembaga Negara menurut UUD 1945hasil amandemen adalah :
·         MPR ( Majelis Permusyawaratan Rakyat)
·         DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat )
·         DPD ( Dewan Perwakilan Daerah )
·         Presiden.
·         BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan )
·         Lembaga Kehakiman meliputi :
o   Mahkamah Agung ( MA )
o   Mahkamah Konstitusi ( MK )
o   Komisi Yudisia ( MY )


METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi.





LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v           Pendahuluan (5)
-          Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran ini.
-          Guru menanyakan pada siswa secara singkat tentang lembaga- lembaga Negara di Indonesia
v           Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa mendengarkan penjelasan guru secara singkat tentang lembaga-lembaga Negara di Indonesia.
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi.
ü  Setiap kelompok berdiskusi dengan materi lembaga Negara di Indonesia.
ü  Salah satu kelompok menjadi penyaji di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.
ü  Siswa mencatat hasil diskusi.
v         Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

 ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Sebelum adanya perubahan MPR merupakan lembaga …….. Negara.
2.    Melalui pemilu 2004 presiden dan wakil presiden dipilih secara..
3.    Sebutkan lembaga negara menurut UUD 1945 hasil amandemen !
4.    Memerikasa pengelolaan keuangan dari tanggung jawab tentang keuangan Negara adalah tugas ……
5.    Para menteri diangkat dan diberhentikan oleh ….


II Kunci Jawaban
1.    Tertinggi Negara.
2.    Langsung.
3.    MPR, DPR, DPD, Presiden, BPK, MA, MK, MY.
4.    BPK.
5.    Presiden

 Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor



                    Sumberagung ,  20 Okt 2010
Mengetahui                                                                        Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  


RAHAYUWATI, S.Pd                                                   SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                    NIP. 19701202 199304 2 001                        
























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : KEDUA
NO RPP                      :   8


STANDAR KOMPETENSI
2.  Memahami system pemerintahan Republik Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
      2.2 Mendeskripsikan lembaga-lembaga Negara sesuai UUD 1945        hasil  amandemen
INDIKATOR
1.    Menyebutkan tugas dan hak DPR.
2.    Menunjukkan alat kelengkapan DPR.
3.    Menjelaskan kedudukan DPA menurut UUD 1945 yang sudah diamandemen.
4.    Menunjukkancara pemilihan dan tugas anggota BPK.
5.    Menjelaskan kedudukkan, kekuasaan MA di dalam / di luar peradilan serta susunan keanggotaan MA.
6.    Menganalisa tentang prosedur dan wewenang keanggotaan komisi yudisial.
7.    Menjelaskan keberadaan, sejarah berdirinya, kenggotaan, wewenang dan kewajiban MA.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :

1.    Siswa dapat menyebutkan yang menjadi tugas dan hak-hak DPR
2.    Siswa dapat menganalisa beberapa alat kelengkapan DPR.
3.    Siswa dapat menguraikan keberadaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Negara.
4.    Siswa dapat menjelaskan kedudukan MA.
5.    Siswa dapat menjelaskan kekuasaan MA di dalam / di luar peradilan.
6.    Siswa dapat menganalisa keberadaab komisi yudisial dalam kelembagaan Negara.
7.    Siswa dapat menjelaskan prosedur keanggotaan komisi yudisial.
8.    Siwa dapat menceritakan keberadaan MK dalam kelembagaan Negara.
9.    Siswa dapat menyebutkan yang menjadi kewajiban MK.

 MATERI AJAR
            Sistem pemerintahan Negara Indonesia berdasarkan UUD 1945     dibagi atas tujuh          pokok atau dikenal dengan tujuh kunci pokok       system pemerintahan Negara            yaitu :
·         Indonesia adalah Negara yang berdasarkan atas hokum.
·         System konstitusional.
·         Kekuasaan tertinggi ditangan rakyat.
·         Presiden adalah penyelenggara pemerintahan Negara yang tertinggi disamping MPR dan DPR
·         Menteri Negara adalah pembantu preesiden, menteri Negara tidak bertanggung jawab pada DPR.
·         Kekuasaan kepala Negara tidak tak terbatas.
Lembaga Negara menurut UUD 1945hasil amandemen adalah :
·         MPR ( Majelis Permusyawaratan Rakyat)
·         DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat )
·         DPD ( Dewan Perwakilan Daerah )
·         Presiden.
·         BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan )
·         Lembaga Kehakiman meliputi :
o   Mahkamah Agung ( MA )
o   Mahkamah Konstitusi ( MK )
o   Komisi Yudisia ( MY )


METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi.

 LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v           Pendahuluan (5)
-          Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran ini.
-          Guru menanyakan pada siswa secara singkat tentang lembaga- lembaga Negara di Indonesia
v           Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa mendengarkan penjelasan guru secara singkat tentang lembaga-lembaga Negara di Indonesia.
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi.
ü  Setiap kelompok berdiskusi dengan materi lembaga Negara di Indonesia.
ü  Salah satu kelompok menjadi penyaji di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.
ü  Siswa mencatat hasil diskusi.
v           Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional
PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Jelaskan maksud MA adalah pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka.
2.    Sebutkan salah satu kekuasaan MA di dalam peradilan.
3.    Sebutkan salah satu kekuasaan MA di luar peradilan.
4.    Jelaskan yang dimaksud komisi yudisial.
5.    Apa kewenangan yang dimiliki komisi yudisial ?

II Kunci Jawaban
1.   Keputusan MA tidak ada yang mencampuri. Maksudnya dalam mengambil keputusan tanpa pertimbangan dari lembaga manapun.
2.    
 Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor

                    Sumberagung ,  27 Okt 2010
Mengetahui                                                                       Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  



RAHAYUWATI, S.Pd                                                   SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                    NIP. 19701202 199304 2 001                        



































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : PERTAMA
NO RPP                      :  9


STANDAR KOMPETENSI
2.  Memahami system pemerintahan Republik Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
      2.3 Mendeskripsikan tugas dan pemerintahan pusat dan daerah
INDIKATOR
1.           Menjelaskan tentang pemerintah pusat dalam konteks Indonesia.
2.           Menjelaskan kewenangan pemerintah pusat.

ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1.    Siswa dapat menyebutkan pengertian pemerintah pusat dalam konteks Indonesia.
2.    Siswa dapat menyebutkan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
3.    Siswa dapat menyebutkan yang menjadi kewenangan lain pemerintah pusat.
MATERI AJAR
            Pemerintah pusat adalah presiden RI . Pemerintah daerah adalah penyelenggara urusan pemerintah oleh pemerintah daerah (DPRD) menurut asaz otonomi dan tugas pembantuan. Asaz sentralisasi dalam Negara kesatuan adalah urusan pemerintahan dan kekuasaan daerahnya secara langsung diatur oleh pemerintah pusat. Dengan demikian Negara tidak perlu melakukan pembagian tugas dan wewenang. Asaz Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalan sistem NKRI (Negara Kesatuan republik Indonesia).
Asaz Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang, pemerintahan oleh pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan atau kepada instansi vertical di wilayah tertentu. Asaz tugas pembentukan adalah penugasan dari pemerintah propinsi kepada kabupaten kota dan / atau desa serta dari pemerintah kabupaten atau kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu.
Otonomi daerah adalah ha, wewenang, dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi.

 LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v           Pendahuluan (5)
-          Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran ini.
-          Guru menanyakan pada siswa secara singkat tentang sistem pemerintahan di Indonesia
v           Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa mendengarkan penjelasan guru secara singkat tentang sistem pemerintahan di Indonesia.
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi.
ü  Setiap kelompok berdiskusi dengan materi pemerintah pusat.
ü  Salah satu kelompok menjadi penyaji di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.
ü  Siswa mencatat hasil diskusi.
v           Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis

 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Siapa yang memimpin pemerintah pusat ?
2.    Kekuasaan presiden selaku kepala pmerintahan adalah…
3.    Duta besar diangkat oleh …..
4.    Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk …
5.    Sistem pemerintahan Indonesia adalah …
II Kunci Jawaban
1.    Presiden
2.    Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri.
3.    Presiden
4.    Republik.
5.    Presidensil

Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor



            Sumberagung ,  3 Nop 2010
Mengetahui                                                                 Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                 



RAHAYUWATI, S.Pd                                                SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                   NIP. 19701202 199304 2 001                        


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH                  : SDN SUMBERAGUNG 03
MATA PELAJARAN   : PKn
KELAS / SEMESTER: VI ( ENAM) / I ( SATU )
WAKTU                       : 2 X 35 Menit
PERTEMUAN            : KEDUA
NO RPP                      : 10


STANDAR KOMPETENSI
2.  Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia.
KOMPETENSI DASAR
      2.3 Mendeskripsikan tugas dan fungsi pemerintah pusat dan daerah
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU : 2 X 35 Menit (1 x Pertemuan )
1.    Menjelaskan tentang pemerintah daerah dalam konteks Indonesia.
2.    Memberikan contoh bentuk pemerintahan daerah.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1.    Siswa dapat menguraikan pengertian pemerintah daerah dalam konteks Indonesia.
2.     Siswa dapat memberkan contoh bentuk pemerintahan daerah
MATERI AJAR
             Pemerintah pusat adalah presiden RI . Pemerintah daerah adalah penyelenggara urusan pemerintah oleh pemerintah daerah (DPRD) menurut asaz otonomi dan tugas pembantuan. Asaz sentralisasi dalam Negara kesatuan adalah urusan pemerintahan dan kekuasaan daerahnya secara langsung diatur oleh pemerintah pusat. Dengan demikian Negara tidak perlu melakukan pembagian tugas dan wewenang. Asaz Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalan sistem NKRI (Negara Kesatuan republik Indonesia).
Asaz Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang, pemerintahan oleh pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan atau kepada instansi vertical di wilayah tertentu. Asaz tugas pembentukan adalah penugasan dari pemerintah propinsi kepada kabupaten kota dan / atau desa serta dari pemerintah kabupaten atau kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu.
Otonomi daerah adalah ha, wewenang, dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.
           
METODE PEMBELAJARAN
       Ceramah, Tanya jawab, Diskusi.

 LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

v           Pendahuluan (5)
-          Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran ini.
-          Guru menanyakan pada siswa secara singkat Pemerintahan pusat
v           Kegiatan inti  (45)
ü  Siswa mendengarkan penjelasan guru secara singkat tentang Pemerintahan daerah.
ü  Siswa dibagi menjadi 3 kelompok diskusi.
ü  Setiap kelompok berdiskusi dengan materi pemerintahan daerah.
ü  Salah satu kelompok menjadi penyaji di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.
ü  Siswa mencatat hasil diskusi.
v           Penutup (5)
ü  Siswa berasama guru menyimpulkan hasil diskusi.
ü  Siswa dan guru melakukan refleksi

ALAT / BAHAN
 - Widiastuti,  Setiati : Rahayuningsih, fajar : 2008, Pendidikan             
   Kewarganegaraan. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen   
               Pendidikan Nasional

PENILAIAN (15)
            - Tes Tertulis
 I Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas !
1.    Apa yang dimaksud dengan pemerintahan daerah?
2.    Apa yang dimaksud dengan otonomi daerah?
3.    Meliputi apa sajakah pemerintahan propinsi ?
4.    Sebutkan tingkat pemerintahan terendah pada pemerintahan daerah kabupaten !
5.    Siapa sajakah yang disebut pemerintah daerah ?

II Kunci Jawaban
1.    Penyelenggara urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah (DPRD).
2.    Hak, wewenang dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3.    Meliputi kabupaten dan kota.
4.    Desa.
5.    Gubernur, Bupati, Wali kota, DPRD.


Pedoman Penyekoran :
Betul 1 skor 2                                   Nillai =  Skor  x 100
                                                                                Jumlah skor

            Sumberagung ,  10 Nop 2010
Mengetahui                                                                 Guru Kelas VI
Kepala SDN Sumberagung 03                                  



RAHAYUWATI, S.Pd                                                SRI MULYANI
NIP. 19541219 197703 2 002                                   NIP. 19701202 199304 2 001                        



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar